![]() |
Lilin Leleh Luluh
Lilin dan
sebuah cerita hidup
Aku menyatu
dalam rentetan lilin
Merana di atas lahapan
api
Bahagia di atas
tiupan angin
Aku membenci
lilin….
Tubuhku dibakar
dalam keinginannya
Melelehkan
dirinya pada kerabatku
Hawa lilin
begitu panas dalam kebohongannya
Aku mencintai
lilin….
Bibirku
tersenyum dalam padamnya
Mengalirkan
kenangan dari tubuhnya yang dibakar
Hingga
kerabatku dibekukan dalam lelehannya
Karena lilinku
adalah hidupku
Oh,
lilin.. janganlah padam sebelum aku tiup
Yogyakarta,15 Januari 2016
RSS Feed
Twitter
06.13
Unknown

0 komentar:
Posting Komentar